Udah kira-kira berapa lama ya ya aku belum menuliskan kisah lanjutan
“perjuangan” para panitia serta para Finalis PARM2S dalam mengarungi masa
karantina jelang acara grandfinal PARM2S. Sebenarnya aku lagi nggak mood
menulis, tapi berhubung pekerjaan yang lain juga bikin boring, lebih baik aku
menulis saja, ckckck.
Masih di hari Jum’at, 8 November 2013
Oke, kemaren aku sudah menulis cerita bagaimaan sesi pemotretan para
finalis PARM2S yang dilaksanakan di kawasan Taman Kota di pusat kota Kotabaru
(meskipun panitianya juga ada yang ikutan eksis minta dipotret, gkgkgk). Sesi
yang berlangsung kurang lebih selama 2 jam itu akhirnya kelar. Aku pun segera
memesan “transportasi” (?) untuk membawa para finalis ke hotel tempat mereka
menginap. Tak lama, 3 buah taksi sudah mangkal di depan taman. Para finalis pun
langsung masuk ke dalam alat transportasi itu untuk menuju ke hotel. Aku
sendiri langsung cabut menggunakan sepeda motor. Sesampainya di hotel, para
finalis langsung menuju lobby lantai dua untuk mendapatkan pengarahan mengenai
pembagian kamar. Mereka sekarang mendapatkan jam istirahat sekitar kurang lebih
satu jam sebelum menuju acara selanjutnya (shalat jum’at buat yang cowok).
Suasana briefing pembagian kamar.....
Aku sendiri, sampai di hotel langsung duduk tepar di sofa lobby. Lebih
seperti orang yang habis jalan kaki 10 km di tengah gurun pasir. Tak lama, para
panitia yang lain juga ikutan tepar. Jadilah kami jadi mirip para pengelana
padang pasir kehabisan bahan makanan yang baru saja sampai di tengah-tengah
oasis.
Tepaaaaaaarrrrr. . .
Acara di sesi siang hari kurang begitu menarik perhatianku. Karena
setelah shalat jum’at, aku cuman berada di dalam kamar panitia beserta yang
lain (makan dan tiduran). Sementara para finalis sedang berada di salah satu
ruangan hotel, melaksanakan sesi pemberian materi yang diberikan oleh salah
satu juri grandfinal yang akan berlangsung esok harinya. Yang lebih menarik
justru terjadi pada malam harinya, hehehee.
Suasana di kamar panitia saat istirahat.....
Malam hari masih di hari Jum’at 8 November 2013
Dinner time, makan makan. Malam harinya acara dinner di salah satu
restoran yang cukup ternama di Kotabaru. Seperti biasanya, tugasku yang pertama
adalah memanggil paman-paman taksi yang udah kupesan pagi tadi (sebelumnya aku
sudah membuat perjanjian dengan mereka untuk membawa para finalis, dengan
bayaran yang pantas tentunya). Pendek kata, para finalis langsung “diangkut”
(emangnya barang) menuju restoran yang telah dimaksud, dan aku sendiri tetap
dengan sepeda motor yang selalu menemaniku (emangnya pacar).
Sesampainya di restoran, kuakui aku sempat bingung ke mana tempat makan yang sudah kami pesan, dan tak sengaja aku kesasar ke kamar mandi (dasar bodoh). Well, setelah selamat dari bahaya kesasar di dalam restoran (takutnya aku dikira pelayan yang terlambat datang) aku berhasil sampai ke spot yang sudah kami pesan (yang ternyata ada di lantai 3, dan tadi aku kesasar di lantai 2). Well, tanpa panjang lebar, waktunya makaaaaaaannnnnn. . . Sikaaaaaaaattttttttt.......
Peserta yang lebih dulu menuju ke prasmanan, mereka pun dengan "gemulai"-nya (nggak cewek nggak cowok dua-duanya gemulai banget) mengambil makanan yang mereka inginkan. Menunya memang menggugah selera, berbagai macam makanan lezat ada di situ (aku sengaja nggak sebutin makanannya karena takut yang membaca bakal ngiler (?)). Setelah para peserta selesai semua, giliran kami para panitia yang dari tadi sudah kebelet pengen makan menyerbu prasmanan. Well, acara makan-makan pun dimulai. . .
Ayo neng jangan malu-malu. . . .
Habisssssssss. . . .
Mari makan. . .
Abang Cipto dengan lahapnya ........
Panitia tetep eksis meskipun lagi nunggu makanan
Selesai acara dinner, peserta kembali diangkut menuju hotel. Sebetulnya waktu keluar dari rumah makan, untuk kedua kalinya aku kesasar dan kebingungan mencari pintu keluar dan kembali kesasar ke ruangan WC (konyol).
Pendek kata, sampai di hotel. Sesuai tugas dan arahan dari bang Cipto, aku langsung mengangkut laptop, sound system dan perlengkapan lainya ke aula yang berada di lantai 3 hotel, karena jadwal berikutnya adalah acara penilaian bakat finali PARM2S 2013. Sayangnya aku tidak mendapatkan dokumentasi dari acara ini. Jadi aku tidak akan menulisnya.
Selesai acara penilaian bakat, peserta pun langsung disuruh untuk istirahat. Aku pun langsung pulang ke rumah karena tidak ikut menginap di hotel.......
Bersambung. . . To be continued. . .
Tidak ada komentar:
Posting Komentar